VPS adalah Server Virtual – Pengertian VPS dan Keuntungannya (2019)

Avatar

Redaksi

0 comments

2019-April-8th at 4:13

Virtual private server atau VPS

VPS adalah alternatif layanan hosting yang saya bilang 'hidup di dua dunia.' Harga VPS murah (ini yang nanti saya bahas), tapi tidak berkualitas murahan (ini juga akan saya bahas).

VPS merupakan solusi bagi pengguna yang ber-budget rendah, namun, serius dengan web bisnisnya.

Maka, jangan heran jika Anda menemukan tawaran VPS sebanyak jumlah paket shared hosting. Keduanya bersaing. Namun, keduanya menyasar ceruk pasar dan tipe pengguna yang berbeda.

Mari kita mulai dengan pengertian VPS.

Apa itu VPS?

VPS adalah singkatan dari Virtual Priate Server, yaitu server virtual yang bekerja mandiri meski mengambil daya dari sebuah server fisik. Satu server fisik sendiri tidak hanya menyuplai daya satu VPS (daya listrik, RAM, storage). Bisa terdapat beberapa akun VPS di satu server fisik. Akun-akun tersebut tidak saling mempengaruhi satu sama lain.

Teknik VPS ini disebut virtualisasi.

Virtualisasi ini semacam pengalihan identitas server. Jadi pengguna server lain tidak tahu ada berapa server, apa jenis sistem operasi yang dipakai atau seberapa besar daya prosesor di server fisik. Admin VPS memakai aplikasi khusus untuk membuat ruang kerja VPS terpisah yang tak saling mempengaruhi satu sama lain. Cara ini lebih aman daripada di platform shared hosting yang rentan serangan DDoS dan IP blacklist.

Dalam VPS hosting, Anda bahkan tak perlu berbagi IP. IP Anda dedicated, sehingga tidak memakai IP publik yang bisa disalah-gunakan pihak yang tak bertanggung-jawab.

Keuntungan lain dari VPS adalah Anda memiliki otoritas atas hosting Anda. Bila Anda suka melakukan sesuatu dengan cara Anda sendiri, VPS ini tentu membuat Anda senang.

Silakan pilih software server. Atur sendiri server stack. Dan lain-lain. Semua itu terserah Anda.

Di atas kertas, performa VPS tentu lebih unggul dari opsi shared hosting. Selain itu, Anda bisa menggunakan satu akun VPS untuk banyak domain web, asalkan jatah resource Anda masih cukup.

Namun, tiada keuntungan tanpa harga. VPS hosting memang terbilang sedikit lebih mahal dari paket shared hosting.

Contoh VPS hostinger

Secara tingkatan harga, VPS berada di antara Shared Hosting dan Dedicated Server. Shared hosting umumnya berharga mulai dari Rp8.000/bulan, sementara Dedicated Server mulai dari Rp200.000/bulan (biasanya lebih tinggi lagi).

Kita ambil contoh VPS Hostinger.

Dengan harga kurang dari 100 ribu rupiah, Anda bisa merasakan 'sensasi sewa dedicated server'. Misal, Anda mendapat IP tetap (dedicated) dan kemudahan scaling (tambah/kurangi kapasitas hosting).

Tawaran VPS dari Hostinger

Perbandingan VPS dengan jenis hosting lain

Pembandingan mungkin akan makin memperjelas apa itu VPS.

Jika server diibaratkan dengan ruangan, VPS hosting setara dengan menyewa satu lantai utuh dari sebuah hotel.

Di VPS, Anda tak perlu 'rebutan' jatah kapasitas seperti di shared hosting. VPS memberi jatah khusus bagi Anda. Jatah ini mulai dari alokasi prosesor (CPU), RAM, bandwidth hingga ruang simpan (disk storage/hard disk).

Ibaratnya, Anda seperti menyewa satu lantai dari sebuah hotel. Tidak perlu rebutan kamar mandi lagi, kan?

VPS hosting as a room

Untuk lebih jelasnya, saya akan bandingkan VPS dengan 2 hosting di gambar tersebut: Shared Hosting dan Dedicated Hosting.

Shared Hosting: paket ekonomis, kerja minimalis.

Shared hosting adalah layanan untuk memakai sebuah server secara bareng-bareng, bersama dengan akun hosting lain.

Layaknya sebuah bangunan 'rumah susun', shared server menyediakan ruang (atau 'kamar') untuk website Anda. Segala fasilitas dan elemen teknis digunakan dan dikonsumsi bersama-sama dengan pengguna lain.

Opsi ini unggul di segi harga, alias murah.

Anda juga tak perlu setting teknis. Pesan tempat, langsung pakai.

Namun, ia lemah dalam aspek teknis, karena resource yang terbatas dipakai untuk 'mengangkat' sejumlah website secara bersamaan. Anda juga tidak bisa mengubah settingan yang berlaku

Dedicated Server: paket lengkap, harga selangit.

Berbicara dalam analogi 'bangunan rumah', dedicated server hosting berbeda dengan 2 opsi sebelumnya.

Dalam dedicated server, Anda tidak berbagi ruang server dengan akun hosting manapun. Sebuah server kini dikhususkan untuk Anda. Ibaratnya, Anda diberi 1 bangunan rumah untuk Anda gunakan sendiri.

Performa dedicated server tentunya paling unggul di antara shared server dan VPS.

Istilahnya, potensi optimal dari server tersebut fokus dipekerjakan untuk 'mengangkat' akun hosting Anda.

Meski menggiurkan, untuk layanan ini Anda perlu merogoh kocek lebih dalam. Dan juga, bila Anda masih pemula, bisa dipastikan Anda perlu merekrut seorang admin server untuk membantu Anda memonitor kerja server jaringan Anda ini.

Shared HostingVPSDedicated-server Hosting
ServerBerbagi
<100%
Berbagi
<100%
Terpisah
100%
ResourceBerbagi
Kualitas teknis dipengaruhi oleh jumlah situs yang di-hosting dalam server yang sama.
Teralokasi
Meski tidak sampai 100%, ada bandwidth, space dan memory khusus untuk situs Anda.
Optimal
Hosting situs Anda dijalankan dengan 100% kapasitas server.
HargaMulai Rp30.000/bulanMulai Rp60.000/bulanMulai Rp89.000/bulan
KeamananRendah
Aktivitas situs lain di server tersebut bisa mempengaruhi situs Anda/klien Anda. Ancaman bisa menyangkut virus, hacking atau blacklisting.
Moderat
Keamanan lebih baik karena tiap user punya space tersendiri. Virus jarang bisa melewati hypervisor.
Tinggi
Risiko ancaman atau turunnya power lebih minimal, bahkan nol untuk ancaman virus dari akun hosting 'sebelah'.

Nah, apakah Anda semakin mendapat gambaran apa itu VPS dan keunikannya?

Selain berbeda secara teknis terhadap layanan web hosting lain, VPS sendiri juga memiliki 2 subtipe, yaitu Managed dan Un-Managed VPS.

Keuntungan VPS

Pengguna umumnya akan diuntungkan oleh kelebihan VPS berikut ini:

  • Total Access - Memiliki kontrol penuh atas server baik dalam penggunaan resource, jenis website yang akan dibuat, software yang akan diinstal, dan sebagainya.
  • Good Deal - Harga lebih murah dibanding dedicated server namun memiliki kinerja server berada diatas shared hosting dan sedikit dibawah dedicated server.
  • Unlimited Domain - VPS Hosting memungkinkan pengunaan unlimited domain didalamnya. Selama VPS tersebut masih mampu untuk menampung.
  • Secure - Mendapatkan IP yang berbeda dari pengguna lain sehingga tidak terpengaruh jika dalam satu server fisik yang sama terdapat website yang membahayakan bagi pengguna lain (bad neighbours).

Jenis-Jenis VPS: Managed vs Unmanaged

Jenis VPS managed dan unmanaged

VPS punya dua tipe layanan, yaitu Managed VPS dan Unmanaged VPS.

Dua tipe ini punya karakter produk yang berbeda. Dua layanan ini juga diperuntukkan untuk 2 jenis pemakai VPS. Misalnya, managed VPS adalah untuk pengguna pemula. Sedangkan Unmanaged VPS lebih cocok bagi pengguna yang sudah mahir.

Sebelum salah pilih, simak penjelasa berikut.

1. Managed VPS

Managed VPS, atau juga disebut Fully-managed VPS, adalah jenis VPS yang telah 'dikonfigurasi' oleh penyedia jasa hosting. Semua setting, instalasi sistem operasi ('OS'), hingga teknis server telah siap digunakan.

Artinya, setelah memesan paket Managed VPS, Anda tinggal tunggu kapan akun Anda siap dipakai. Dilihat dari sisi itu, layanan Fully-managed VPS ini merupakan solusi bagi Anda yang ingin pakai VPS Hosting, namun, tidak ingin dipusingkan urusan teknis server.

Contoh penyedia Managed VPS adalah Niagahoster.

2. Unmanaged VPS

Unmanaged VPS, atau disebut Self-managed VPS, adalah jenis VPS hosting yang segala konfigurasinya diserahkan kepada pengguna. Seluruh konfigurasi, yaitu dari instalasi OS, aplikasi, setting, hingga server, diserahkan kepada pengguna tanpa campur tangan penyedia jasa hosting. Pihak hosting hanya menyediakan hardwarenya saja.

Dalam hal biaya, Unamanaged VPS relatif lebih murah dari tipe sebelumnya Managed VPS. Ini karena Anda tidak dikenai biaya administrasi teknis server. Unmanaged VPS ini ditujukan untuk orang yang memiliki pengetahuan teknis server dan jaringan.

Contoh penyedia Unmanaged VPS adalah Hostinger.

Tips Sukses Memilih VPS Hosting

VPS manapun pasti oke. Website WordPress berisi video, GIF, dan media berukuran besar bisa ditangani dengan mudah. Namun, ketika jumlah paket VPS ada banyak sekali, mana yang harus dipilih?

Berikut cara sukses memilih VPS.

1. Periksa jenis VPS: Managed atau Unmanaged?

Sebelum membeli tanyakan dahulu kepada pihak hosting apakah VPS yang disediakan Managed atau Unmanaged. Jika anda sudah paham cara mengkonfigurasi server dan ingin menghemat biaya pengluaran dapat memilih jenis unmanaged VPS. Jika anda ingin terima beres tanpa repot memikirkan setting dan sebagainya dan dananya tersedia dapat memilih jenis Managed.

2. Pilih VPS sesuai budget.

Banyak variasi paket VPS yang disediakan oleh penyedia hosting. Spesifikasi tersebut meliputi CPU, RAM, Storage, Bandwidth, OS, dan lain-lain. Semakin traffic website anda ramai oleh pengunjung akan membutuhkan spesifikasi yang semakin tinggi.

3. Periksa User Policy dari provider VPS.

Alasan menggunakan VPS salah satunya adalah karena kebebasan yang diberikan tanpa batasan seperti yang diterapkan pada shared hosting. Anda bebas menggunakan VPS untuk website apapun baik itu website manual maupun website auto (AGC) yang memakan banyak resource namun kensekuensinya anda tanggung sendiri.

4. Hanya pakai VPS terpercaya.

Gunakan VPS di penyedia jasa hosting yang berkualitas dan terpercaya. Banyak kasus penyedia jasa hosting tiba-tiba menghilang karena bangkrut atau pindah kepemilikan tanpa anda sadari padahal anda masih memiliki waktu sewa disana. Efeknya berakibat pada website anda yang ikut hilang tidak bisa diakses karena perusahaan hostingnya sendiri juga menghilang.

VPS murah dari Niagahoster

Anda bisa melihat daftar VPS murah Indonesia, di mana kami mereview paket VPS yang bisa Anda percayai.

Kesimpulan: VPS adalah server virtual.

VPS hosting memberi daya hosting terdedikasi. Harga layanannya berada di antara Shared Hosting dan Dedicated Server. VPS sanggup menjalankan WordPress, blog, website pribadi hingga toko online dengan cukup baik. Keuntungan VPS adalah paket nya fleksibel. Anda membayar sejumlah yang Anda pakai.

VPS cocok untuk tingkat trafik pengunjung yang tinggi. Jika website anda sudah memiliki traffic yang banyak dan tidak mampu lagi ditampung oleh shared hosting, maka beralih menggunakan vps adalah sebuah solusi. VPS adalah pilihan hosting yang memiliki keamanan yang bagus. Dengan menggunakan VPS, data-data Anda akan diletakkan dalam server yang private terpisah dari pengguna lain.

Nah, Anda sekarang telah memahami apa itu VPS, bukan? Jangan lupa, cek daftar VPS Murah di Indonesia.


Avatar
Redaksi

Redaksi


Hostinger logo
9.7 /10
9.5 /10
7.0 /10