Cara Membuat Website – 5 Langkah Selesai!

Seorang astronom, D.J. Bell Burnell, tahun 1974 disisihkan dari Nobel Prize meskipun ia menemukan sinar ‘pulsar’ yang sangat penting dalam ilmu fisika – hanya karena ia perempuan, dan masih mahasiswa. Baru di tahun 2018 penemuannya diakui, lewat penghargaan Breakthrough dari kelompok peneliti di Silicon Valley. Beritanya ditulis di laman berita internasional.

Joni, seorang siswa SD di Desa Silawan, NTT, memanjat tiang bendera setinggi pohon kelapa agar bendera Merap Putih bisa berkibar dalam HUT RI ke-73. Aksinya direkam seseorang dan videonya pun viral.

Apa yang membuat peristiwa itu diketahui semua orang? Website. Website berita, media sosial…

Website menjadi media kita untuk berbagi informasi. Dan Anda pun pasti memiliki informasi yang bisa dibagi – maka, kenapa tidak membuat website saja? Saya akan pandu Anda di sini lewat metode mudah cara membuat website.

Cara Membuat Website

Proses pembuatan website tidaklah rumit atau mahal. Kemajuan teknologi telah menghasilkan metode membuat website yang semudah bermain Lego. Jad… mari kita mulai!

Langkah 1: Memilih Tujuan

Segalanya dimulai dari sebuah tujuan.

Tujuan bermula dari ide

Ingin website Anda cepat jadi? Mulailah dengan tujuan. Yang saya maksud adalah Anda perlu memiliki gambaran kegunaan dari website yang mau Anda buat.

Tujuan ini bisa dipertajam dengan memikirkan sejumlah elemen. Konten apa yang Anda buat. Siapa yang kelak akan menjadi pemirsa website Anda, atau, kepada siapa website Anda ini disiapkan. Lalu, apakah Anda ingin mencari penghasilan – atau sekadar ingin berbagi informasi?

Untuk mudahnya, Anda bisa memilih salah satu dari 3 kategori besar jenis website berikut:

a. Website Landing Page

Website portofolioPlatform: Wix, Weebly, Webnode, Site123

Landing page adalah jenis situs web 1 halaman yang berfungsi menampilkan biodata, portofolio bisnis atau layanan jasa. Mirip seperti kartu nama – hanya saja lebih besar. Jenis website ini biasanya dimiliki oleh pribadi (freelancer) atau institusi dan bertujuan untuk menggaet minat orang lain yang berpeluang menjadi mitra bisnis.

b. Website E-Commerce

Website ecommercePlatform: Shopify, Prestashop, WooCommerce, Magento

Website e-commerce, atau Toko Online, bertujuan menghasilkan pemasukan (revenue) lewat jualan barang, secara langsung ke pembeli Anda. Selain untuk menampilkan produk, Anda menjadikan website Anda sebagai tempat transaksi digital dan representasi digital jika Anda sudah memiliki toko secara fisik.

c. Website konten

Website berbasis kontenPlatform: WordPress, Joomla!, Blogger

Website berbasis konten adalah yang bertujuan memuat informasi yang diperbarui secara berkala, bisa berupa teks (artikel opini, berita) atau audio-visual (video, vlog). Populernya, jenis ini disebut blog dari kata ‘weblog’ – yang idealnya berisi konten yang diperbarui secara rutin.

Langkah 2 – Memilih Platform

Pilih platform/aplikasi yang akan Anda pakai untuk membuat website.

Memilih platform websitePilihan platform akan membedakan cara membuat website yang praktis dan kompleks. Anda bisa memilih platform website builder dan duduk manis menunggu website Anda diproses secara otomatis dalam waktu 24 menit.

Atau… Anda bisa memilih platform Content Management System (CMS) dan menikmati trial-and-error plugin di AppStore hingga website Anda tampil dengan sempurna.

Tidak dalam waktu singkat, memang – tapi, mungkin sangat memuaskan bagi sejumlah orang.

Jadi, Anda tentu sudah memahami apa yang saya maksud dengan platform, kan? Ini adalah jenis aplikasi yang Anda pakai dalam cara membuat website Anda.

Platform Website Builder

Website builder adalah aplikasi pembuatan website melalui teknologi internet dan algoritma khusus. Platform ini mengutamakan proses yang ringkas. Anda hanya perlu memilih jenis website, desain, dan nama websitenya. Elemen teknis akan digarap oleh software secara otomatis.

Standar hasil ciptaan website builder tampak sangat bagus, seakan dibuat oleh developer profesional. Anda juga bisa menikmati sejumlah apps untuk keperluan integrasi media sosial, transaksi online, dan lain sebagainya.

Namun, aplikasi ini umumnya bersifat close-ended. Website Anda akan lekat dengan aplikasi di mana ia dibuat. Jadi, Anda perlu yakin apakah mau berkomitmen dengan aplikasi ini dalam jangka panjang.

Meski kebijakannya seperti itu, website builder tetap menarik minat. Umumnya, ini dikarenakan mudah dan cepatnya pembuatan website serta hasil desain website mereka yang kekinian. Harga layanan mereka juga makin terjangkau, dari $8 (atau Rp112.000,-/bulan) pada 2017, menjadi bisa $5 (atau sekitar Rp70.000,-/bulan) saat ini.

Platform Content Management System (CMS)

Platform Content Management System (CMS) adalah semacam perangkat lunak pengolah konten website, dengan basis pemrograman PHP dan database MySQL. Belum pernah mengenal istilah ini? Maka ketika memilih platform CMS, Anda perlu terbiasa…

Panel CMS menjadi ‘ruang kerja’ website Anda. Artikel, setting tampilan situs, kerjasama bisnis digital (affiliate link dan semacamnya) – semua itu akan dilakukan via panel CMS.

Elemen penting dari platform ini terutama adalah aspek coding, atau utak-atik bahasa pemrograman. Anda tidak hanya diberi hasil jadi. Hasilnya adalah website yang sangat mendekati idealisme Anda (terutama jika Anda tahu cara melakukannya).

Agak berbeda dengan platform website builder, CMS adalah panel yang tidak mengikat website Anda. Jika Anda semula memakai WordPress, misalnya, Anda bebas berganti CMS ke Joomla! atau Drupal – tanpa khawatir harus membangun website Anda dari awal lagi.

Platform CMS ini gratis. Ia masuk dalam paket web hosting yang umumnya jadi prasyarat memakai platform ini.

Magento

Infografis kenapa harus pakai MagentoJika Anda berniat membuat website e-commerce, Magento adalah salah satu CMS pillihan Anda. Apllikasi web ini fokus pada fitur jual-beli online dengan sistem keranjang belanja yang fleksibel serta desain, tatanan konten serta fitur yang khas ‘toko online’.

Skalabilitas adalah satu kekuatan Magento. Anda bisa dengan mudah membuat toko kecil dengan beberapa produk, lalu mengembangkannya pelan-pelan menjadi toko ritel dengan sales volume besar. Nilai plus lainnya adalah proses install yang cepat dan mudah, fitur tampilan diskon atau promosi, interface kasir hingga biaya maintenance yang relatif murah.

Tantangannya hanyalah bahwa Magento memiliki tingkat programming yang kompleks. Anda perlu punya sedikit pengetahuan di bidang pemrograman komputer agar semuanya berjalan mudah.

Joomla

Infografis JoomlaJoomla! adalah CMS yang dibikin para developers (open source) lewat bahasa program PHP dan basis data MySQL.

Nama ‘Joomla’ berasal dari bahasa Swahili yang berarti kebersamaan. Bisa diasumsikan, bahwa Joomla! terus-menerus diperbarui, karena dia dikembangkan oleh banyak orang dan untuk berbagai macam kebutuhan.

Joomla! banyak dipakai untuk situs penyedia layanan konten. Anda bisa menyebut kompas.com, detik.com, dan linux.com sebagai contoh website berbahan dasar platform Joomla!.

Di platform ini, terdapat 1.700 perkakas tambahan (plugin) yang bisa Anda pakai. Misalnya, Wikitags yang menciptakan pranala luar dinamis menuju Wikipedia di dalam situs bikinan Anda.

WordPress

Infografis WordPressWordPress adalah CMS paling populer di dunia. Sekitar 30% website di dunia menggunakan WordPress.

Mereka pada umumnya berupa blog, tapi juga ada e-commerce, company profile, landing page, portal dan lain-lain.

WordPress populer karena ia mudah digunakan. CMS ini juga adalah sistem mandiri yang tidak memerlukan software pengeditan HTML. Artinya, Anda tinggal klik menu tertentu untuk berbagai macam hal – misalnya, posting tulisan, format tes, unggah gambar, unggah video, dan lain-lain.

Meski tiap CMS menawarkan cara kerja yang unik, WordPress tetap menonjol secara performa, popularitas dan ketersediaan layanan pendukung.

Itulah kenapa, tanpa berusaha membujuk Anda untuk melupakan pilihan Anda yang lain, dalam tulisan ini kami akan jadikan WordPress sebagai dasar pembelajaran. Lagi pula, fase berikut ini, yaitu memilih layanan hosting dan mendaftarkan nama domain, tidak akan terlalu mempermasalahkan perbedaan CMS yang Anda pakai.

P.S.: Bila Anda mencari tutorial cara membuat website sendiri via CMS lain, Anda bisa menuju ke artikel terkait dengan mengklik nama CMS di atas. Anda bisa juga melihat postingan artikel lainnya di blog Web Hosting terBaik.

Langkah 3: Memilih Hosting dan Domain

Beli domain & hosting, atau dapatkan keduanya secara gratis

Hosting dan domainHosting dan domain berperan seperti gedung rumah dan alamat website Anda. Tentunya ini menunjukkan website tidak semata-mata tinggal di tengah hutan rimba internet…

Sekadar untuk Anda yang belum tahu, proses ‘di belakang layar’ di internet adalah sebagai berikut.

Data website tidaklah tersimpan dalam komputer Anda – namun, dalam sebuah komputer khusus bernama server. Komputer ini nantinya menyambungkan website Anda ke internet, dan di sinilah terjadi proses web hosting.

Web hosting tersebut secara konsisten menempatkan website Anda ke sebuah alamat Intenet Protocol (IP). Karena alamat ini berupa angka, dan susah dihapal, maka para inventor mengubahnya menjadi nama domain.

Jadi, dua hal itulah yang sangat penting untuk website Anda kemudian:

  • Web hosting – yaitu, layanan (gratis/berbayar) untuk penyimpanan data website selama kurun waktu tertentu. Sebagai pemula, utamakan memilih web hosting termurah dan terbaik di Indonesia, yang tidak hanya rendah ongkos, namun juga bisa dipercaya.
  • Nama Domain – yaitu, alamat website yang terdaftar di database ICANN dan bisa diperoleh lewat domain registrar yang berafiliasi secara legal. Pemilihan nama domain memiliki strategi dan kepentingan tersendiri.

Tiap metode cara membuat website memiliki keuntungannya tersendiri. Website builder gratis menawarkan hosting gratis, namun, hanya memperbolehkan sub-domain (domain terikat). Sementara itu, web hosting terbaik adalah layanan hosting berbayar, namun, memasukkan fasilitas nama domain gratis dalam paketnya.

Langkah 4: Mengatur Style dan Konten

Atur tampilan website Anda.

Atur style website AndaDi panduan cara membuat website sejauh ini, 3 langkah pertama adalah soal memilih tools. Langkah ke-3 ini adalah fase packaging atas konten website sebelum dipublikasikan.

Dalam sistem website builder dan CMS, istilah ‘Publish’ atau ‘Terbitkan’ menandai bahwa suatu konten artikel/halaman situs bisa diakses oleh publik.

Untuk menuju ke sana, biasanya perlu disiapkan lebih dulu tema halaman yang sesuai, kualitas teks, tautan (hyperlink), hingga detail nama Anda (atau tim Anda) sebagai si pengembang website tersebut.

Saya tidak akan memberi Anda langkah detail pengaturan Style dan konten. Namun, akan saya beri gambaran elemen apa saja yang perlu Anda persiapkan.

1. Meng-install CMS pada panel hosting

[Platform website builder tidak perlu proses instalasi. Setelah Anda mendaftar, Anda akan langsung masuk ke menu panel ‘Admin’ yang bisa diakses secara online.]

Meskipun web hosting menyediakan gratis CMS di setiap pembelian paket hosting, Anda tetap harus meng-install software CMS terlebih dahulu. Prosesnya cukup simpel, yaitu menggunakan Softaculous Auto-Installer. Anda bisa bebas memilih CMS apa yang akan dipasang, atau plugin apa yang akan disertakan.

2. Memilih template desain website

web designBaik platform website builder maupun CMS akan meminta Anda memilih template desain. Ini adalah desain website yang dibuat para desainer grafis profesional. Anda bisa mencari template dengan gambar latar, jenis font, letak menu yang pas bagi website Anda.

3. Menulis/memasang konten

Konten adalah nafas dari website. Platform website builder dan CMS sendiri memiliki metode yang berbeda untuk hal ini.

  • Website builder – konten Anda (atau produk Anda) dimasukkan lewat formulir yang tersedia dalam panel website builder
  • CMS – konten atau informasi produk Anda disusun sesuai format yang Anda buat. Teks/gambar/video akan terbagi ke dalam berbagai elemen yang bisa Anda atur sendiri.

4. Mengatur ‘informasi’ website

Informasi website mencakup Judul situs, Halaman Utama (Front Page), informasi pribadi (About page). Anda juga mungkin perlu mengganti username dan password Anda.

Search Engine OptimizationPerlu diketahui bahwa website Anda akan makin dikenal jika mengikuti saran Search Engine Optimization (SEO). SEO membantu website Anda agar mudah ditemui di mesin pencarian seperti Google, dan biasanya dihadirkan lewat elemen-elemen informasi website yang konsisten.

Langkah 5: Terbitkan website Anda

Ah, sudah sampai sejauh ini!

Publish the paper planeBaik. Pada intinya, Anda telah hampir menuju ujung panduan cara membuat website. Anda perlu tahu bahwa sebelum Anda memencet tombol ‘Publish’ atau ‘Terbitkan’ di panel website builder atau CMS Anda, konten Anda masih rahasia.

Jadi, pastikan semuanya sudah terlihat sempurna. Dan… selamat memulai website Anda!

Bonus: Referensi untuk website yang high-performing

  • Bila Anda mencari referensi desain website insipiratif, baca artikel 15 desain contoh website terbaik.
  • Artikel web hosting terbaik telah mengompilasi 5 web hosting dengan performa top dan tawaran harga paling kompetitif.
  • Tingkatkan kecakapan web development Anda dengan membaca blog Web Hosting terBaik yang rutin memberi Tips dan Tutorial mengenai perkembangan platform dan hal-hal lainnya.

Gabriel (Ig: @gb.g.m) antusias mengikuti perkembangan terkini dunia web hosting dan SEO writing. Ia juga menulis cerpen eksperimental, dan esai imajinatif, di blog Tempat Duduk.

Dapatkan posting terbaru :