Web Server Adalah Dapur Situs Web Anda: Pelajari Lebih Lanjut

Web server adalah peranti komputer yang kemunculannya cukup bersejarah. Maka, mari kita mulai artikel ini dengan sebuah cerita.

Pada tahun 1989, seorang ilmuwan berkebangsaan Inggris di Pusat Studi Nuklir Eropa (atau European Center for Nuclear Research, disingkat CERN) yang bernama Tim Berners-Lee membuat proposal proyek sistem informasi bagi para ilmuwan antar universitas. Dan, tahukah Anda, proyek inilah yang kini dikenal dengan nama World Wide Web (WWW) atau biasa disebut Internet. Di kala itu, Berners-Lee menciptakan website pertamanya (yup, website yang pertama di dunia!) yang berisi penjelasan tentang bagaimana mengoperasikan sistem internet ini, misalnya, bagaimana mengakses dokumen ilmuwan lain dan bagaimana membangun server Anda sendiri. Karena dokumen dan seluruh teks protokol internet perlu disimpan di satu tempat, Berners-Lee lalu menggunakan komputer NeXT-nya sebagai web server. Ya, maka inilah web server pertama dalam sejarah.

Selanjutnya, dunia internet makin mengenal apa itu website dan apa fungsi server. Secara singkat (meski akan dijabarkan lebih lanjut di bawah), web server adalah perangkat keras dan lunak, biasanya berupa satu set komputer, yang menjalankan satu atau beberapa situs web. Karena ia bertugas ‘menjalankan’, perangkat ini sifatnya sangat esensial bagi operasional sebuah website. Nah, mari kita dalami lebih lanjut pengertian web server berikut.

Web Server Adalah…?

Apa itu server? Pengertian web server dalam hal ini terbagi dalam dua hal:

  • Sebagai perangkat keras (hardware), server adalah sebuah komputer yang menjalankan satu atau beberapa website.
  • Sebagai perangkat lunak (software), web server adalah program komputer yang pekerjaan dasarnya adalah menyimpan, memproses dan menghadirkan suatu halaman website kepada pengguna (user), dalam tampilan yang telah didesain sebelumnya. Pemrosesan ini dijalankan lewat apa yang disebut Hypertext Transfer Protocol (HTTP)..

Tidak asing dengan nama HTTP? Singkatan ini memang satu nama yang muncul dengan huruf kecil di kolom pengetikan halaman situs web di aplikasi web browser Anda. Seperti contohnya, https://www.webhostingterbaik.id. HTTP ini sendiri sebenarnya adalah sebuah protokol, atau tata aturan, manajemen informasi dalam sebuah halaman situs web. Dia mengatur gambar apa yang ditampilkan, teks mana yang muncul, lebar dan tinggi huruf, jenis huruf, letak sebuah teks, dan lain sebagainya.

Selain mendukung protokol HTTP, web server juga mendukung sistem yang lebih kompleks. Misalnya SMTP (Simple Mail Transfer Protocol) dan FTP (File Transfer Protocol). Kedua protokol tersebut menjalankan fungsi pengiriman email dan sistem transfer serta pengiriman file.

Bila cara kerja web server adalah hal baru bagi Anda, mari melihatnya sebagai berikut. Sebutlah Anda ingin melihat review web hosting di Indonesia versi terkini dengan mengunjungi website Web Hosting Terbaik. Anda mengetik alamat website, atau URL situs tersebut (www.webhostingterbaik.id) di address bar web browser Anda (seperti Google Chrome atau Mozilla Firefox). Sistem komunikasi dengan web server dimulai di sini. Chrome (atau apapun web browser Anda) akan mengirim permintaan ke sistem Internet agar bisa ditunjukkan halaman situs web Web Hosting Terbaik. Nah, permintaan ini dialamatkan ke web server tempat file dan dokumen situs tersebut disimpan. Jika elemen situs web telah ditemukan, web server akan mengirimkan balik informasi tersebut, kemudian muncullah halaman situs web yang Anda tuju.

Nah, apakah Anda sudah mendapat bayangan bagaimana web server bekerja? Bisa dibilang, web server adalah mesin yang pasif. Ia tidak beroperasi atas kemauan sendiri. Ia perlu dikirimi permintaan, atau ‘request’, berupa ketikan halaman situs web mana yang perlu ditampilkan. Bila tidak ada request, web server akan berfungsi sebagai tempat penyimpanan data dan siap diakses kapan saja, 24 jam penuh.

Jenis Web Server

Web server terdiri dari 2 tipe, statis dan dinamis.
Apa yang dimaksud dengan server statis? Web server tersebut, atau disebut ‘stack’, terdiri dari perangkat keras komputer dengan server HTTP. Jenis ini disebut ‘statis’ karena web server ini menampilkan file yang disimpan secara ‘apa adanya’. Bandingkan dengan web server dinamis, di mana satu web server diberi perangkat lunak tambahan (biasanya berupa aplikasi server dan database). Aplikasi dalam web server dinamis akan memperbarui atau mengolah file yang tersimpan di dalamnya, sebelum ditampilkan dalam halaman situs web tertentu. Nah, pernah melakukan pencarian di laman Google? Hasil pencarian berdasarkan kata tertentu di mesin pencarian Google merupakan contoh hasil pengolahan data oleh aplikasi server dinamis.

Aplikasi Web Server

Kemajuan aplikasi web server adalah keniscayaan di jaman digital. Secara mendasar, aplikasi server akan mengambil konten/file dari database, mem-format-nya, lalu menaruh informasi tersebut ke dalam suatu template HTML, yaitu dokumen teks berisi pemrograman tampilan suatu situs. Setelah itu, aplikasi server mengirimkan hasil olahan datanya untuk ditampilkan kepada pengguna.

Aplikasi server semacam ini ada yang dipasarkan secara umum, ada pula aplikasi server yang diciptakan khusus untuk suatu jenis situs web. Misalnya, situs pengembangan perangkat lunak Mozilla (MDN) memakai aplikasi server Kuma yang dibuat khusus oleh perusahaan tersebut. Lalu, Anda mungkin pernah mampir ke situs blog, wikipedia atau toko online (e-shop). Situs web semacam itu menggunakan aplikasi yang berlainan. Bisa dibilang, untuk menjalankan fitur situs web tertentu, ada aplikasi server tertentu.

Anda mungkin bertanya: lalu aplikasi web server apa yang banyak dipakai? Pertanyaan ini mungkin agak sulit dijawab, karena ada banyaknya jenis aplikasi web server di luar sana. Namun setidaknya, di dunia saat ini 70% web server adalah pengguna aplikasi server Apache. Di luar itu, tiap kelompok pengembang biasa memakai aplikasi tertentu. Microsoft memiliki aplikasi IIS (Internet Information Server). Yang lainnya, aplikasi NetWare server milik Novell, GWS (Google Web Server) milik Google, dan server Domino milik IBM.

Nah, kecuali Anda hendak mempelajari ilmu pemrograman komputer, rasanya Anda tidak perlu membuat aplikasi tersendiri untuk web server Anda. Gunakan saja aplikasi yang telah ada, sesuai dengan jenis situs web yang Anda kembangkan.

Web Server: Harus Aman dan Stabil

Anda kini tahu bahwa website, jika ingin dijalankan dengan baik, perlu memiliki web server yang mampu menyimpan seluruh data, dokumen, dan desain tampilan halaman situs. Selain itu, web server adalah ibarat rumah yang perlu selalu terbuka bagi pemiliknya dan siapa pun yang hendak masuk ke dalamnya. Apa yang terjadi jika web server tidak bisa diakses? Macam-macam. Paling sering adalah munculnya halaman kosong dengan tulisan ‘404 Not Found’. Angka ‘404’ menandakan bahwa web server tidak menjawab atau mengirimkan informasi yang diminta. Bisa jadi, web server tidak aktif di alamat yang ia miliki, yang alasannya bisa karena tidak terkoneksi ke Internet atau listrik mati.

Lumrahnya, komputer di rumah bisa menjadi web server untuk situs web Anda. Namun, ada beberapa hal yang perlu Anda pertimbangkan. Agar situs web Anda berjalan baik, Anda perlu memiliki perangkat web server terpisah yang

  • selalu menyala dan bekerja;
  • selalu terhubung ke Internet;
  • memiliki IP address, atau alamat website resmi dalam protokol Internet, yang selalu sama sepanjang waktu (sebagai catatan: ada beberapa penyedia layanan internet rumah yang tidak menyediakan IP address paten).

Secara sederhananya, elemen yang perlu dimiliki suatu web server adalah kondisinya yang stabil dan aman. Kestabilan tersebut berarti stabil selama 24 jam, sepanjang tahun. Sementara, dari sisi keamanan sendiri berarti memiliki tingkat keamanan (security) yang baik. Di era maraknya cyber crime, Anda perlu menyadari betapa berharganya informasi, kata sandi, dan data lainnya yang tersimpan dalam web server Anda. Nah, di sinilah pentingnya sertifikasi keamanan yang disebut SSL (Secure Sockets Layer) guna menanggulangi ancaman peretasan dan penyalahgunaan data pribadi Anda.

Anda masih awam untuk menciptakan web server yang aman dan stabil tersebut? Tenang. Anda bisa mempercayakan seluruh file situs web Anda pada pihak ketiga yang profesional. Layanan mereka berupa layanan web server atau web hosting services. Mereka akan bekerja sepanjang hari untuk memonitor stabilitas dan keamanan data dalam web server Anda

Layanan Web Hosting

Saat ini cukup banyak poin menarik ketika melirik layanan web hosting. Hal ini menyangkut bahwa tingkat maintenance web server adalah cukup kompleks dan konstan. Pemula bahkan pengelola situs web tidak ingin ambil pusing dengan naik-turunnya daya listrik, atau minimnya waktu untuk monitoring selama 24 jam. Bisa dibilang, layanan web hosting adalah solusi atas semua masalah tersebut.

Lewat layanan ini, para profesional IT menyediakan ruang dalam web server mereka, sekaligus membantu Anda memonitor lancarnya server Anda.  Jika Anda adalah pengembang situs web, mereka adalah mitra pihak ketiga yang menjalankan maintenance sistem situs web Anda. Namun, biasanya, Anda dan web hosting provider bekerja secara independen.

Pilihan harga layanan dan fasilitas web hosting saat ini cukup variatif. Tren kompetisi layanan web server adalah juga hal menarik, tak terkecuali di Indonesia. Sampai-sampai, karena saking banyaknya pilihan Anda bisa saja pusing melihat daftar tersebut. Web Hosting Terbaik sendiri telah melakukan review atas layanan hosting termurah dan terbaik di Indonesia, yang bisa Anda jadikan acuan.

Saat Anda sudah memiliki sistem web hosting, pengelolaan situs web Anda makin mudah. Anda pun juga tidak was-was soal keamanan dan stabilitas web server Anda.

Web Server Anda

Di tahun 2018, dunia web server makin gencar berevolusi. Dari satu komputer NeXT di pusat riset, perangkat web server menjadi lebih kompleks, juga lebih efektif. Anda juga bisa melihat bahwa web server adalah ‘dapur’ di era digital, yaitu ketika Internet, via mesin web server, mampu mengolah data menjadi informasi.

Kaitannya dengan minat Anda untuk mengembangkan situs web Anda sendiri, web server adalah satu hal yang perlu Anda bangun dengan baik. Anda tidak perlu benar-benar memahami pengertian web server secara bahasa pemrograman, karena Anda bisa mempercayakan hal itu pada para profesional di bidang IT. Yang perlu Anda pastikan adalah kebutuhan situs web Anda dan menyesuaikannya dengan pilihan yang telah tersedia.

Gabriel (Ig: @gb.g.m) antusias mengikuti perkembangan terkini dunia web hosting dan SEO writing. Ia juga menulis cerpen eksperimental, dan esai imajinatif, di blog Tempat Duduk.

Dapatkan posting terbaru :