7 Cara Mempercepat Loading Website – Lakukan Sebelum Server Down

Avatar

Redaksi

0 komentar

2018-November-5th

Teknologi 4G, dengan konektivitas nirkabel ekstra cepat (3-12 Mbps), yang diperkenalkan tahun 2011, telah telah mempersingkat standar waktu tiunggu saat mengakses media di Internet. Data menyebutkan, kini 53% pengguna gawai akan meninggalkan situs web yang perlu loading lebih lama dari 3 detik.

Dan secara logis, orang mulai berburu cara mempercepat loading website.

Seiringan dengan meningkatnya rata-rata kecepatan akses internet secara global, pengguna web kini semakin tidak mentolerir loading time lambat. Perusahaan search engine, seperti Google, pun juga tidak merekomendasikan website lambat.

Jadi, apa solusinya? Mari, kita simak beberapa hal ini.

Penyebab website lemot

Elemen Teknis Penyebab Website Lemot

Saya harap kita tak terburu-buru meloncat ke daftar cara mempercepat website. Ada baiknya, selama 1 menit ke depan, kita tilik sumber-sumber masalah website lambat.

Penyebab itu bisa saja terdiri dari salah satu, atau kombinasi, elemen berikut:

  • Plugin. Aplikasi website, seperti WordPress atau Joomla, punya banyak fitur tambahan (plugin) yang memperkaya fitur di sebuah website. Namun, siapa sangka, plugin untuk mengintegrasikan media sosial, video background, atau fitur comment, bisa membuat website Anda berjalan lambat.
  • Media. Video, lagu, dan gambar website adalah media yang dibuka suatu server hosting ketika menjalankan website Anda. Dan seperti suatu komputer, seberapa cepatnya tergantung besar media tersebut. Dan juga, seberapa tangguh server yang Anda pakai.
  • Versi platform CMS. Content Management System (CMS) merupakan aplikasi untuk mengelola file website dan menjalankannya. CMS seperti WordPress memiliki komunitas developer yang rutin memperbarui versi CMS WordPress. Otomatis, versi lama CMS cenderung ketinggalan jaman dan tidak efisien lagi.
  • Lonjakan volume traffic. Seperti melayani toko yang sedang ramai, server website yang ramai dikunjungi akan susah payah memenuhi request akses dari tiap pengunjung situs di saat yang bersamaan. Akibatnya, website akan lebih lambat dari biasanya, atau bahkan terjadi server down.
  • Script. Kode pemrograman berjalan seperti jalur distribusi barang. Ketika elemen-elemennya, seperti kode CSS, Javascript, tidak ditata dengan efisien, proses eksekusi kode akan berjalan lambat.
  • Jenis web hosting. Beberapa jenis hosting memasang ketentuan bahwa 1 server boleh dipakai bersama-sama. Akibatnya pun, bisa saja satu akun website menyedot kapasitas lebih banyak dari yang seharusnya. Ini tentu akan berdampak memperlambat kecepatan website lain di server itu.

Nah, dari 6 elemen teknis penyabab website lambat diakses, kita sekarang bisa beranjak ke trik mengatasi problem tersebut.

7 Cara Mempercepat Loading Website

Loading website yang cepat tidak saja membuat customer Anda betah. Google juga akan mengganjar Anda dengan ranking website yang lebih menguntungkan.

Berikut adalah solusi mempercepat loading website.

1. Perbarui script CMS secara rutin.

Tanpa mengecualikan satu pun jenis CMS atau platform toko online, Anda perlu teratur mengupdate script platform CMS dan plugin yang Anda pakai.

Aplikasi yang ter-update memiliki sejumlah nilai plus. Selain page speed Anda akan jadi lebih baik, update CMS akan menutup lubang-lubang platform (bug). Lubang tersebut sering jadi incaran hacker untuk meretas atau menyandera website Anda.

Namun, pembaruan CMS memang bisa menguras waktu. Kita pun bisa saja lupa untuk urusan ini.

Notifikasi update WordPress 4.0

Untung saja, Anda tidak perlu memperbarui CMS setiap hari. Sekali per bulan pun sudah cukup. Notifikasi update terbaru biasanya terlihat di panel admin CMS Anda. Misalnya, di CMS WordPress, notifikasi versi terbaru muncul dari menu Dashboard.

2. Ganti web hosting - atau beralih ke VPS.

Jenis server shared hosting bekerja efektif dalam batasan tertentu.

Misalnya, di hari biasa, volume kunjungan kurang dari 2.000 orang per bulan akan dengan mudah ditangani hosting terbaik manapun. Namun, di hari khusus (Hari Belanja Online Nasional) atau beberapa hari setelah sosok Anda tiba-tiba viral), server shared hosting akan kelabakan. Dan Anda tidak bisa meningkatkan kapasitas hosting secara seketika.

Di sini, cara mempercepat loading website Anda adalah dengan memilih jenis hosting lain. Yang kami rekomendasikan adalah jenis virtual private server (VPS).

Cloud VPS murah Indonesia Hostinger

VPS Indonesia Terbaik mempersilakan Anda menambah atau mengurangi power server - kapanpun Anda mau. Dan Anda hanya perlu membayar sesuai besar daya yang Anda pakai.

Selain itu, mayoritas VPS modern sudah memakai teknologi Cloud Hosting - nilai plus yang membuat peralihan ke VPS menjadi cara tepat mempercepat loading website.

Anda juga dapat memantau kecepatan loading website Anda lewat Google PageSpeed Insights.

Page Speed Insights

Usahakan skor mendekati nilai 100, yang artinya website Anda makin cepat. Selain itu, di situs ini Anda juga bise memperoleh informasi dan saran cara mempercepat website Anda.

3. Copot pemasangan plugin yang kurang diperlukan.

Hanya pasang plugin jika benar-benar diperlukan.

CMS populerr, seperti WordPress, Joomla atau Magento, memperkaya fiturnya lewat plugin. Namun, perlu diingat bahwa plugin perlu dijalankan menggunakan sumber daya tertentu. Jadi, makin banyak plugin dipakai, makin banyak sumber daya yang tersedot. Hasil nyatanya adalah website yang makin lambat.

Inspect Element FIrefox

Pertama, pakai tool seperti GT Metrix untuk mengecek kecepatan situs Anda. Matikan semua plugin, lalu nyalakan satu persatu. Periksalah apa ada satu plugin yang membuat penurunan kecepatan situs secara signifikan.

Sebelum Anda memasang suatu plugin, juga lebih baik cek dulu reviewnya. Evaluasi pula, apakah pemasangan satu plugin membuat website Anda lebih lambat. Lihat besar file dan komponen yang dipakai oleh plugin tersebut.

Sejumlah browser punya fitur untuk mengecek ukuran file plugin.

Mozilla Firefox menyediakan fitur Inspect Element (dengan klik-kanan di halaman yang ingin Anda cek) yang menjabarkan seluruh elemen di halaman situs itu. Anda bisa melihat semua plugin yang terpakai pada menu Network.

Network Inspect Element in FIrefox

Hal yang sama juga berlaku untuk tema website. Anda perlu memakai tema responsif yang tidak terlalu berat. Juga disarankan memakai elemen tema yang berukurang minimalis, misalnya, background gambar (alih-alih memakai video background)..

4. Optimalkan gambar website.

Waktu pemuatan gambar selalu lebih lama dibandingkan memuat elemen teks tulisan.

Semakin kecil gambar yang diupload pada website, akan semakin baik. Dan, jika ukuran gambar besar, otomatis loading website akan makin lama.

Hal yang jarang diperhatikan adalah kondisi file gambar ketika diupload ke CMS. Protokol HTTP akan memuat gambar dalam ukuran ia diupload (bisa kecil, bisa sampai puluhan MB) - padahal ia hanya akan ditampilkan di ukuran tertentu dalam halaman situs tersebut. Maka, yang terjadi adalah proses loading gambar lebih lama dari yang diperlukan.

ImageResize.com

Dalam hal ini, optimasi gambar website menjadi cara mempercepat loading website Anda. Memperkecil gambar (sesuai ukuran yang ditampilkan di halaman situs) adalah teknik yang umum dilakukan developer profesional. Mereka memakai tools berupa aplikasi kompresi gambar atau pengolah gambar biasa.

Anda bisa melakukan salah satu dari langkah berikut.

  • Ubah ukuran gambar sebelum di-upload: Aplikasi seperti Preview (Mac) atau Microsoft Paint (Windows) bisa melakukan hal ini.
  • Lakukan kompresi pada gambar: Memakai situs ImageResize.org, Anda bisa memperkecil lagi ukuran gambar website, tanpa menurunkan kualitasnya. Anda tinggal upload gambar, kompresi, download hasil kompresi lalu menggunakan hasil itu untuk website Anda.

5. Hindari link redirects.

Link redirection adalah teknik mem-forward satu URL langsung ke alamat URL lain.

301 Redirects old page to new page

Jadi, saat membuat halaman pengalihan/redirect 301, pada dasarnya anda memberi arahan untuk memuat halaman dua kali sebelum pengunjung website mencapai halaman website yang dituju.

Link redirects umumnya hanyalah alamat URL yang tidak berisi konten. Hanya menyalurkan visitor ke URL situs yang sebenarnya

Redirects seringkali perlu. Misalnya, suatu toko retail TokoRetail.id me-redirect TokoRetail.com atau TokoRetail.co.id ke alamat situs yang benar, agar pengunjung tidak tersesat. Namun, teknik ini harus digunakan seperlunya. Kalau tidak, page speed Anda akan menurun.

Anda akan lebih diuntungkan bila sebuah link URL langsung sampai ke halaman situs yang dimaksud.

Jika memang perlu untuk redirect, pastikan redirect hanya 1 kali saja. URL redirect 301 harus langsung ke URL baru dengan benar.

6. Rapikan struktur kode pemrograman situs web Anda.

Taruh script CSS di awal, dan Javascript di akhir.

Ini sedikit rumit jika anda tidak begitu familiar dengan coding.

Pengkodean sebuah situs memainkan peran besar. Situs yang minimalis yang dibangun menggunakan HTML / CSS akan memiliki waktu loading lebih cepat daripada situs yang juga menggunakan JavaScript dan PHP untuk melakukan banyak fungsi dinamis.

Seperti ditulis di blog Hostgator:

Menaruh file CSS di barisan teratas kode pemrograman akan menghindarkan web browser dari rendering progresif, sehingga akan ada lebih banyak power untuk mengunduh dan menyajikan elemen situs web Anda. Sementara, menaruh Javascript di bawah akan menghindarkan halaman situs dari menunggu eksekusi kode secara utuh sebelum proses loading website. Pada akhirnya, hal ini membuat pengunjung situs Anda mampu browsing lebh cepat.

Anda juga dianjurkan memakai tema desain web yang ringan.

Tema cukup berpengaruh terhadap kecepatan website. Menggunakan tema yang sederhana dengan minim pernak-pernik gambar akan membuat website WordPress Anda lebih cepat diakses.

7. Aktifkan browser caching.

Terakhir, cara mempercepat loading website adalah dengan mengaktifkan metode caching.

Browser caching adalah teknologi yang memungkinkan browser pengunjung untuk menyimpan salinan halaman-halaman situs Anda, sehingga saat mereka kembali, konten bisa diambilkan dari cache, daripada membukanya lagi dari nol. Waktu loading website akan lebih cepat.

Bila Anda memakai CMS WordPress, Anda bisa mengaktifkan browser caching ini dengan plugin seperti W3 Total Cache.

Kesimpulan: Rampingkan Website Anda

Ada baiknya kini Anda mulai memperhatikan durasi loading website Anda. Pengunjung hanya mau mentolerir loading kurang dari 4 detik. Website yang loading lambat pun beresiko dapat peringkat bawah di mesin pencarian seperti Google.

Solusi yang ditawarkan memang relatif teknis.

Tapi, dengan motivasi untuk membuat website Anda dicintai pengunjung, saya rasa Anda akan sanggup mempelajari dan menguasai beberapa tips di atas.

Intinya, rampingkan website Anda. Pangkas elemen berat (gambar, tema, video, atau plugin) yang bisa digantikan dengan yang lebih ringan. Atau, Anda bisa memperkuat server hosting Anda dengan layanan semacam VPS Indonesia Terbaik. Dan, dengan melakukan sejumlah pengetesan lewat situs-situs yang saya sebut di atas, Anda bisa mengevaluasi lebih lanjut bagaimana mempercepat loading website Anda secara signifikan.

 


Avatar

Written by Redaksi

Didirikan oleh para pengguna web hosting sama seperti kamu, redaksi webhostingterbaik.id terdiri dari berbagai kalangan profesional yang mencintai satu hal yang sama, yaitu memanfaatkan internet sebagai media berbagi kebaikan seluas-luasnya. Tak perlu mentraktir kopi, redaksi sudah sangat bahagia ketika kamu dan pembaca lainnya benar-benar menemukan apa yang dibutuhkan di sini.

Disclosure :

Our reviews include affiliate links and if you choose to buy a product, you help support the running of this blog. However, we are not sponsored by any of the providers so we can keep our reviews honest and transparent. Read more...