Cara Membuat Website Toko Online Murah dan Praktis (2018)

Dewasa ini, transaksi digital sudah menjadi norma. Hal ini dikukuhkan oleh data Badan Pusat Statistik (BPS) yang menyebut transaksi online meningkat 1,5% di atas transaksi konvensional. Dan tingginya revenue, popularitas brand, sampai distribusi produk yang efektif memunculkan satu pertanyaan mengenai bagaimana cara membuat website toko online yang mudah dan berhasil.

Cara Membuat Website Toko Online Murah dan Praktis

Bisnis via platform website toko online memang satu opportunity besar, terlebih ketika situs toko online kita bisa diakses via ponsel atau tablet. Alternatif ini terbilang lebih menguntungkan daripada berjualan via blog, media sosial atau alternatif lainnya.

Toko online, atau lazim disebut e-commerce, online shop atau eCommerce, adalah media digital di mana Anda bisa melakukan transaksi jual-beli secara legal di dunia maya. Sistemnya, Anda tidak perlu stand-by 24 jam di depan layar komputer untuk mencatat order pelanggan atau mengurus pembayaran. Software toko online malahan yang akan menjadi ‘kios’ Anda secara otomatis, mencatat apa saja produk yang dipesan, bagaimana akan dibayar, dan lain sebagainya.

Semua ini memudahkan posisi Anda sebagai pemilik bisnis, bukan?

Di saat yang sama, kesulitan justru biasanya muncul di fase awal, yaitu menentukan mana aplikasi toko onine terbaik yang sesuai dengan pola manajemen dan jenis bisnis Anda.

Untuk kerpeluan itu, saya menyarankan Anda menjawab satu pertanyaan berikut.

Aplikasi Hosted atau Self-Hosted?

Kita mulai pembahasan dari jenis aplikasi hosted. Software toko online dengan metode hosted menawarkan opsi yang paling simpel. Anda tinggal mendaftar, menyebutkan informasi bisnis, memasang produk, dan… 5 menit kemudian toko online Anda jadi. Data toko online Anda disimpan oleh software terkait. Inilah yang disebut sistem hosted.

Sementara itu, cara pembuatan dengan metode self-hosted berarti membuat website toko online melalui server pribadi atau web hosting. Platform yang nantinya Anda gunakan adalah software bernama Content Management System (CMS), seperti WordPress, Magento, Joomla, yang bisa ‘disulap’ menjadi toko online.

Keuntungan versi self-hosted ada di sisi utak-atik yang hampir tak terbatas, serta kemudahan skalabilitas. Namun, di sini Anda perlu merogoh kocek ekstra untuk membeli domain resmi dan layanan web hosting.

Nah, agar terdapat gambaran atas 2 opsi cara membuat website toko online di atas, saya bisa menunjukkan sejumlah platform toko online yang saya rekomendasikan.

1. Shopify

Laman Aplikasi Toko Online ShopifySistem: Hosted
Biaya
mulai: Rp417.600,-/bulan
Free-trial:
14 hari

Shopify tak perlu susah-susah untuk menduduki ranking #1 sebagai aplikasi toko online. Saat Anda melihat control panelnya yang indah, Anda akan mengerti alasannya.

Meski begitu, Shopify juga punya beberapa kelemahan, salah satunya soal kustomisasi halaman pembayaran (‘checkout’).

Cara membuat website toko online di Shopify cukup simpel. Namun, lagi-lagi, jika yang Anda harapkan adalah checkout page sesuai yang Anda idamkan, maka Shopify bukan untuk Anda.

Apa yang menjadi ‘trademark’ Shopify? Salah satunya adalah app market Shopify. Yup, seperti komputer atau smartphone dengan aplikasi untuk berbagai keperluan, Shopify App Market menawarkan add-ons untuk soal manajemen inventori, tema, chat pelanggan sampai elemen yang tidak pernah Anda bayangkan sebelumnya.

Biaya bikin toko online di Shopify dibanderol dengan ongkos Rp417.600,-/bulan. Jika Anda mengimplementasikan pembayaran via kartu kredit, Anda hanya akan ditarik biaya komisi 2,9% + 30 sen dollar AS. Biaya ini akan makin ringan jika Anda membeli layanan Shopify dengan paket lebih tinggi.

2. BigCommerce

Laman Aplikasi Toko Online BigCommerceSistem: Hosted
Biaya:
Rp431.280,-/bulan/bulan
Free-trial:
15 hari

BigCommerce setali tiga uang dengan Shopify. Yang menarik, dibandingkan kompetitornya, BigCommerce memiliki tools yang lebih komprehensif, yang sudah tercakupp dalam ongkos bulanan mereka (mulai Rp431.280,-/bulan).

Namun, Anda akan cukup kecewa dengan desain tema etalase BigCommerce.

Pertama-tama, Anda tidak akan bisa melihat preview tema gratis dari platform ini jika Anda belum mendaftar. Lalu, tema yang mereka tawarkan terhitung sudah ketinggalan jaman. Padahal, tampilan etalase harus keren, kan?

Meski cara membuat website toko online via BigCommerce cukup simpel, tetap saja agak tertutup. Fungsi Google Trusted Stores dan Product Feed masih bisa Anda implementasikan, karena ini fitur built-in. Di luar itu? Jangann harap…

Selain ongkos paket, Anda nantinya juga dibebani biaya komisi 1,5%, ditambah ongkos pemrosesan kartu kredit. Jadi, bisa dibilang, Anda masih akan kehilangan revenue meski berhasil melakukan penjualan.

3. Prestashop

Laman Aplikasi Toko Online PrestashopSistem: Hosted dan Self-Hosted
Biaya:
Gratis
Free-trial:
N/A

Prestashop adalah software toko online yang bisa didownload secara gratis. Sejak dirilis di Perancis pada tahun 2005, sudah terdapat 250.000 situs eCommerce tercipta lewat Prestashop.

Control panel software ini sangat simpel dan intuitif. Anda juga bisa mengatur lebih dari satu toko online dalam satu panel Prestashop.

Di sisi lain, jumlah produk yang bisa di-display di Prestashop adalah tidak terbatas. Ini penting mengingat skalabilitas diperlukan kelak ketika toko online Anda makin populer dan besar.

Kelemahan Prestashop adalah pada tidak adanya fitur integrasi atau payment gateway. Fitur ini perlu didownload dari app market resmi Prestashop dengan harga yang tidak murah. Ya, itulah cara Prestashop mempertahankan bisnisnya.

Kekurangan lainnya adalah integrasi plugin yang juga kurang sempurna. Modul Prestashop sering tumpang tindih, berimbas pada tampilan toko yang kurang rapi. Namun, ini bisa diatasi jika Anda menyewa web developer yang mengerti seluk beluk web development.

4. Wix

Laman Aplikasi Toko Online WixSistem: Hosted dan Self-Hosted
Biaya:
Rp72.000,-/bulan
Free-trial:
14 hari

Wix sebenarnya adalah aplikasi website builder terkemuka dengan 68 juta pengguna aktif di seluruh dunia. Karena ia juga punya satu cara membuat e Commerce, Wix layak dijadikan alternatif untuk membuat toko online.

Nilai Wix sangat bersaing dengan para kompetitor yang memang berfokus sebagai aplikasi cara membuat toko online. Manajemen inventorinya rapi dan terstruktur. Bahkan, Anda juga memiliki fitur kupon dan kode diskon.

Dan di era popularitas pembayaran online, Wix telah mengintegrasi 17 jenis payment gateway.

Opsi ini mencakup platform utama seperti PayPal, Stripe, Square, Wirecard, Braintree dan Authorize.Net.

Kelemahan Wix terletak pada fakta bahwa platform ini tidak semata terfokus pada eCommerce. Maka di pusat aplikasi tambahan Wix, Anda meluangkan waktu untuk menemukan add-ons yang kompatibel bagi toko online Anda.

Platform Wix dimulai dari harga Rp72.000,-/ bulan, namun ini hanya bisa untuk mengaktifkan domain dan fungsi dasar. Untuk penggunaan yang lebih ekstensif dimulai dari paket Combo, dengan harga Rp144.000,-/ bulan.

5. WooCommerce

Laman Aplikasi Toko Online WooCommerceSistem: Self-Hosted
Biaya:
Gratis
Free-trial:
N/A

WooCommerce sejauh ini menjadi platform e-commerce terpopuler di dunia dan telah menyokong jutaan online store. Berbeda dengan aplikasi toko online independen yang sudah saya sebut di atas, platform ini merupakan plugin dari WordPress.

CMS WordPress adalah platform pembuatan website yang paling user-friendly. Ditambah plugin WooCommerce, hanya dengan beberapa klik saja Anda sudah memiliki toko online yang cantik.

Di sini Anda mendapat paket tools meliputi semua elemen penting, misalnya pilihan cara pengantaran dan pembayaran paket, etalase produk, metode pemesanan, sistem inventori, tools marketing hingga business reports.

Namun, karena berdiri di atas WordPress, WooCommerce bersifat self-hosted. Jadi, sebelum membuat toko online, Anda perlu tahu cara membuat website di WordPress, membeli domain dan menyewa web hosting sendiri.

Manfaatkan Kesempatan Free-Trial

Banyaknya pilihan cara membuat website toko online tak ayal akan membuat kita dilema. Apalagi mereka ini sebelas-dua belas satu sama lain. Sama-sama merupakan toko online.

Maka, bagi saya, salah satu cara membuat website toko online yang optimal adalah lewat eksplorasi.

Jadwalkan waktu Anda. Demi menemukan yang terbaik buat toko online Anda, coba luangkan waktu menjajal gratis (free trial) software toko online di atas.

Free-trial ShopifyRata-rata aplikasi memberi periode coba gratis selama 14 hari. Pengecualian untuk BigCommerce (15 hari). Sistem ini memang mengharuskan Anda mendaftar paket berbayar, namun, Anda masih bisa mendapatkan uang Anda kembali bila membatalkan pemakaian selama masa free-trial.

Jadi, gunakan masa 14-15 hari itu untuk mengeksplorasi seluruh fitur yang Anda perlukan.

Khusus alternatif WooCommerce tidak ada masa free-trial. Namun, Anda perlu memiliki web hosting dan nama domain. Untuk keperluan pengetesan, Anda bisa mencoba web hosting gratis atau hosting murah yang umumnya memberi garansi 30-hari uang kembali. Dengan fitur ini, Anda malahan akan mendapat periode pengetesan yang lebih panjang.

Sempurnakan Informasi dan Tampilan Toko Online

Setelah Anda memilih platform toko online dan sebelum Anda mulai berjualan via toko online, ada baiknya Anda mengoptimalisasi beberapa elemen.

Toko online akan dipersepsikan seperti toko kelontong tua yang dihindari pembeli jika tidak menghiraukan hal di bawah ini.

Tampilan Storefront

Produk Anda tidak sukses jika dijual di toko online yang tidak menarik. Dalam hal persuasi, pertama-tama Anda perlu memilih tema desain website toko online yang nyaman di mata. Kemudian, pilih desain yang intuitif sehingga pelanggan Anda tahu cara mengeksplorasi toko online Anda. Simak contoh website terbaik, dan pelajari apa yang membuat situs mereka menarik.

Tools SEO

Toko online Anda akan senantiasa sepi pembeli jika letaknya ‘tersembunyi’. Jika toko ritel konvensional mengandalkan papan jalan, advertisement di peta pariwisata lokal kota tempat Anda berada – toko online di dunia maya mengandalkan banyak metode berbeda, salah satunya adalah mesin pencarian pintar (misal, Google atau Bing).

SEO, kependekan dari Search Engine Optimization, adalah metode agar konten Anda mudah ditemui di mesin pencarian. Saat ini sudah tersedia banyak SEO tools yang membantu Anda mengoptimalkan konten Anda dan Anda bisa menggunakannya secara integral ke dalam toko online Anda.

Nama Domain

Memilih nama domain adalah satu hal terpenting dalam bisnis Anda. Lakukan dengan cermat dan strategis. Misal, akan lebih baik jika nama domain toko online Anda sama dengan nama brand Anda (e.g. Restoran MakNyus menjadi www.restoranmaknyus.com).

Selain itu, Anda perlu juga mempertimbangkan pemilihan ekstensi domain, misalnya .com, .co.id, .net. Dewasa ini ekstensi .com dianggap menjadi ekstensi yang lumrah dimiliki sebuah situs web. Sebaliknya, memilih ekstensi domain yang kurang populer (.biz, .xyz, sebagai contoh) akan menempatkan toko online Anda di tempat yang kurang strategis.

Saat ini, orang banyak mulai marak membuat website. Jika Anda ingin memiliki nama domain yang unik, segera daftarkan nama domain Anda karena ketersediaannya yang semakin terbatas.

Tingkat Server Uptime

Situs web, termasuk toko online, adalah data yang tersimpan sebagai informasi HTML, dan diakses melalui komunikasi data via web server. Agar toko online Anda lancar diakses, server yang dipakai perlu stabil dan tidak ‘diam’ ketika dimintai data. Secara teknis, ini disebut nilai server uptime. Semakin tinggi nilainya, semakin baik.

Saat ini standar industri untuk server uptime adalah 99,9%. Terpenuhinya standar ini sepenuhnya terletak di tangan Anda jika memakai platform WooCommerce dari WordPress (itulah inti dari kata ‘self-hosted’).

Sementara itu, aplikasi toko online independen, biasanya akan menginformasikan kekuatan server mereka sehingga Anda tidak akan memilih kucing dalam karung, memilih software dengan kinerja yang lemot.

Nah, itulah hal-hal penting dalam keseluruhan cara membuat website toko online. Software toko online metode hosted terbilang paling praktis dan Anda bisa mengeksplorasi selama periode free-trial, tanpa khawatir membuang uang dengan sia-sia. Jika Anda memilih WooCommerce, Anda perlu sedikit bersusah-payah dengan mendaftar nama domain dan  menyewa hosting murah bagi toko online Anda.

Gabriel (Ig: @gb.g.m) antusias mengikuti perkembangan terkini dunia web hosting dan SEO writing. Ia juga menulis cerpen eksperimental, dan esai imajinatif, di blog Tempat Duduk.

Dapatkan posting terbaru :