Seluk Beluk Nama Domain – Fungsi, Arti dan Sistem Kelola

Avatar

Redaksi

0 komentar

2019-Februari-25th

Contoh nama domain TLD

Nama domain adalah istilah untuk nama website di internet. Fungsinya tidak jauh beda dengan penamaan pada umumnya. Satu website, satu nama domain. Ketika satu nama domain dituju (contoh, webhostingterbaik.id), maka yang dituju adalah situs Web Hosting TerBaik.

Berbeda dengan menamai hewan peliharaan atau tempat tinggal, nama domain perlu didaftarkan. Dan ada sejumlah ketentuan nama domain lain yang kiranya perlu Anda ketahui.

Apa itu nama domain?

Berapa nomor handphone kawan atau kolega yang Anda hapal di luar kepala? Lima, delapan, sepuluh? Software HP punya cara agar Anda tak perlu menghapal 11-13 angka telepon. Simpan saja sesuai nama dalam aplikasi Kontak. Nah, beralih ke internet. Apakah Anda tahu kalau nama domain adalah semacam nama kontak Anda agar mudah 'dihubungi'?

Kita beruntung nama domain sudah ditemukan. Sehingga, kita dan siapapun, tak perlu susah-susah menghapal satu-persatu angka-angka tersebut di kemudian hari.

Menurut ensiklopedia bebas Wikipedia,

Nama domain adalah baris identifikasi dari satu lingkup kontrol independen dalam dunia internet. Nama domain dipakai di bermacam konteks jaringan dan penamaan aplikasi. Namun, pada umumnya nama domain mewakili alamat Internet Protocol (IP). Misal, alamat IP dari komputer PC atau komputer data website (server).

Di tahun 2017, sudah terdaftar sekitar 330,6 juta nama domain. Nama domain ini dibentuk dengan aturan dan prosedur Domain Name System (DNS) dan dikelola oleh perusahaan nirlaba internasional, ICANN.

Apa fungsi nama domain?

Sebelum adanya nama domain, website diakses dengan mengetikkan angka IP Address dari server website tersebut. Hal ini awalnya cukup mudah. Namun seiring makin populernya internet, daftar IP Address makin sulit dihapalkan.

IP address adalah

Sebagai contoh. 31.13.78.42 adalah IP address dari media sosial terpopuler saat ini, Facebook.com. Sementara itu, 8.8.8.8 (dan 8.8.4.4) adalah IP Address dari mesin pencarian terpopuler di Internet, Google.com

Bisa Anda bayangkan betapa repotnya mengakses website lewat IP Address?.

Itulah kegunaan domain. Yaitu, mempermudah pengguna internet mengingat identitas suatu website.

Ketika membuat website, kita akan mengatur nama domain tersebut untuk diarahkan ke server tempat kita menyimpan website. Sehingga untuk mengunjungi website kita, pengunjung cukup mengetikkan nama domain website. Dan mereka tak perlu repot-repot menghapal barisan angka IP Address website kita!

Struktur nama domain di internet

Nama domain dikelola sebagai level-level anak cabang top-level domain, atau disebut zona DNS root. Top level domain (TLD) berada paling kanan dari barisan nama domain. Penulisannya dari level Second Level Domain (SLD) dipisahkan oleh tanda titik.

Penjabarannya adalah sebagai berikut.

  • Level pertama, Top-Level Domains (TLD) adalah disebut juga ekstensi domain. Contoh: .com, .id, atau .org
  • Level kedua, Second Level Domain (SLD) adalah barisan nama identitas website yang didaftarkan (bisa gabungan huruf dan angka). Sebagai contoh: "www.webhostingterbaik" dari www.webhostingterbaik.id adalah second level domain.

Secara teoretis, tiap level, atau label, boleh mencapai hingga 256 karakter (nama atau angka). Namun, sejumlah domain (seperti .com, .net, dan .org) hanya memperbolehkan nama domain dengan maksimal 63 karakter.

Ekstensi Domain

Ekstensi domain biasa dirujuk dengan singkatan TLD (Top-Level Domain). Letaknya berada setelah tanda titik nama domain. TLD dibagi dalam dua kategori yaitu gTLD dan ccTLD.

  • g TLD atau Global Top Level Domain adalah jenis nama domain yang digunakan scara umum (global) yang banyak digunakan, contohnya seperti .com, .net, .org dan lain sebagainya.
  • cc TLD atau Country Code Level Domain adalah jenis domain berdasarkan kode negara (country code) yang mengidetifikasikan negara tertentu. Domain ini menginformasikan kepada pengguna dan mesin pencari bahwa website itu dibuat untuk pengunjung di wilayah tertentu. Contohnya seperti google.co.id berarti website tersebut dikhususkan untuk pengunjung dari Indonesia, google.co.jp berarti untuk pengunjung dari negara Jepang, dan seterusnya.

Contoh domain extension

Ekstensi domain adalah banyak sekali macamnya. Setiap ekstensi memiliki tujuan dan kegunaan tersendiri.

Contoh ekstensi domain global:

Ekstensi Dipakai oleh
.com website komersil, umum atau global
.net Awalnya digunakan untuk website perusahaan jaringan dan internet, namun sekarang sudah digunakan secara umum sama seperti .com.
.org website organisasi dan komunitas
.info website yang menyediakan informasi dan tutorial
.biz website bisnis maupun lembaga usaha
.xyz secara umum sama seperti .com
.tech, .store, .online, .live, .tv, .party, .asia nama domain TLD global yang jumlahnya ribuan dan dapat digunakan oleh siapa saja di seluruh dunia

Contoh ekstensi domain Indonesia:

Ekstensi Dipakai oleh
.co.id untuk instansi atau lembaga komersial yang berada di wilayah Indonesia
.ac.id instansi pendidikan di Indonesia seperti sekolah dan universitas
.go.id lembaga atau intansi pemerintah yang ada di Indonesia
.web.id badan informal atau perorangan di Indonesia
.or.id organisasi yang ada di Indonesia
.id Awalnya ekstensi domain ini diciptakan untuk menggenjot usaha kecil menengah yang ada di Indonesia agar dapat meluaskan usahanya secara online

Badan Pengelola Nama Domain

Nama domain diatur oleh sejumlah otoritas registrasi nama domain. Otoritas ini mulai dibentuk pada 18 September 1998 dengan nama ICANN (Internet Corporations for Assigned Names and Numbers) dan mengelola urusan prosedural nama domain secara internasional. Kemudian, secara nasional, tiap negara memiliki badan serupa. Misalnya, Indonesia memiliki PANDI yang mengelola sejumlah subdomain .ID.

Global - ICANN

Internet Corporation for Assigned Names and Numbers (ICANN) adalah organisasi nirlaba internasional yang bertanggung jawab untuk melakukan koordinasi pemeliharaan dan prosedur beberapa basis data yang terkait dengan nama domain di Internet.

Badan ini juga memastikan operasi jaringan domain yang stabil dan aman.

Proses registrasi domain

ICANN melakukan pekerjaan pemeliharaan teknis yang sebenarnya dari Central Internet Address dan registrar domain root utama sesuai dengan kontrak fungsi Internet Assigned Numbers Authority (IANA).

skema domain name system

Sebagiannya, ranah kerja dari ICANN berkaitan dengan Domain Name System (DNS) atau Sistem Nama Domain global. Ini sudah mencakup pengembangan kebijakan untuk internasionalisasi sistem DNS, pengenalan domain tingkat atas generik atau Top Level Domain (TLD) baru, dan operasi Root Name Server.

Fasilitas penomoran ICANN termasuk mengelola  ruang alamat Protokol Internet untuk IPv4 dan IPv6, dan penugasan blok alamat ke registri Internet regional.

ICANN juga menyimpan pendaftar sebagaipengidentifikasi Internet Protocol.

Prinsip-prinsip utama operasi ICANN seperti yang telah dijelaskan sebelumnya adalah

  • membantu menjaga stabilitas operasional Internet;
  • untuk mempromosikan persaingan;
  • untuk mencapai representasi luas komunitas Internet global; dan
  • untuk mengembangkan kebijakan yang sesuai dengan misinya melalui proses bottom-up, maupun berdasarkan konsensus. ICANN sendiri dirintis pada tanggal 18 September 1998, dan didirikan secara resmi pada 30 September 1998, di negara bagian California AS. Lembaga ini bermarkas di Playa Vista Los Angeles.

Setiap registrar global Top Level Domain seperti contoh nama domain .com, .net, .biz, .info dan lainnya yang resmi selalu terdaftar di badan ini. Anda dapat mengeceknya di halaman ICANN Accreditation List.

Jika penyedia registrar domain yang Anda cari tidak ada dalam halaman ini, bisa jadi mereka mendaftarkan nama domain Anda menggunakan nama perusahaan lain. Hal ini tidak perlu dirisaukan. Pendaftaran langsung atau melalui perantara (yang terakreditasi) adalah sama saja.

Indonesia - PANDI

Dibentuk oleh Komunitas Internet Indonesia bersama Pemerintah pada tanggal 29 Desember 2006, PANDI memiliki mandat menjadi registri utama dan pengelola domain .id. PANDI atau Pengelola Nama Domain Internet Indonesia adalah versi lokal ICANN yang melakukan pengelolaan terhadap nama domain tingkat tinggi khusus Indonesia.

Nama domain yang dimaksud adalah yang berakhiran .id beserta sub nama domain tingkat 2 di bawahnya.

Secara hukum, PANDI mendapatkan hak pengelolaan seluruh nama domain tersebut terkecuali domain .go.id dan .mil.id dari Pemerintah melalui Departemen Komunikasi dan Informatika pada tanggal 29 Juni 2007. Penyerahan pengelolaan ini dituangkan dalam Berita Acara Penyerahan Pengelolaan Domain .id no. BA–343/DJAT/MKOMINFO/6/2007 dari Direktur Jenderal (Dirjen) Aplikasi Telematika ke PANDI.

1 juta domain Indonesia Go Online

Pemerintah Indonesia juga telah membuat program 1 juta domain gratis bagi pelaku usaha. Saat ini domain ini dapat digunakan oleh semua warga negara Indonesia. Di Indonesia, satu-satunya Domain TLD adalah domain yang hanya berakhiran .id ini. Persyaratan pendaftaran domain .id ini akan dibahas pada bagian selanjutnya dari artikel ini.

Perbedaan administrasi regristrasi domain di PANDI

PANDI tidak menjual sendiri nama domain id, melainkan menjualnya melalui partner resmi. Daftar partner atau registrar domain .id resmi dari PANDI dapat Anda lihat di website resmi PANDI.

Selain itu, berbeda dengan pembelian global Top Level Domain yang tidak memerlukan persyaratan tertentu,  PANDI meminta persyaratan dokumen tertentu sebelum Anda bisa memiliki domain .id yang Anda inginkan. Hal ini sebagai sarana kontrol agar domain .id tidak digunakan untuk hal-hal yang menyalahi hukum serta penyalahgunaan lainnya oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

PANDI sudah menjelaskan Syarat Pendaftaran untuk sejumlah domain .id di laman resmi mereka.

Pengelola komersial - Provider domain (registrar)

5 domain registrar terbaik di dunia

Domain registrar adalah perusahaan tempat kita membeli domain.

Melalui perusahaan penyedia jasa domain tersebut kita dapat melakukan pencarian nama domain, melihat harganya, dan melakukan pembelian domain.

Kami anjurkan Anda membeli domain di badan yang terakreditasi ICANN. Terdapat juga sejumlah registrar dengan reputasi terpercaya, seperti Hostgator, Bluehost, Namecheap, iPage dan GoDaddy.

Hal lain yang perlu Anda perhatikan:

  • Mata uang yang dipakai: transaksi dalam rupiah akan memudahkan Anda (jika warga Indonesia) dalam bertransaksi dan mengelola pembelian.
  • Domisili kantor yang terjangkau: meskipun ini adalah layanan digital (yang bisa diakses via internet), namun, sejumlah pengguna belum merasa aman bila perusahaan registrar tidak memiliki kejelasan alamat perusahaan.

Dalam hal ini, Anda bisa melihat provider hosting atau domain registrar yang kami rekomendasikan dalam artikel beli domain dan hosting.

Provider Domain Murah

Setelah menemukan domain registrar yang terpercaya, tentunya kita akan melakukan pembelian domain.

Seperti dibahas di artikel cara membeli domain, pembelian domain global tidak membutuhkan persyaratan khusus. Semua orang di semua negara dapat membeli dan memakai domain global. Sedangkan untuk domain eksklusif seperti yang telah dijelaskan diatas membutuhkan syarat tertentu.

Namun, jika ingin membeli ekstensi .co.id, misalnya, pendaftar harus menyiapkan dokumen identitas seperti KTP dan surat izin usaha yang berfungsi juga sebagai bukti bahwa pembeli merupakan seorang warga negara Indonesia.

Menutup artikel ini, silakan baca domain murah untuk menilik sumber-sumber produk domain dengan harga miring. Bila Anda mau sedikit berusaha, layanan domain gratis juga patut dicoba - dengan hasil memiliki nama domain tanpa mengeluarkan biaya sepeser pun.


Avatar

Written by Redaksi

Didirikan oleh para pengguna web hosting sama seperti kamu, redaksi webhostingterbaik.id terdiri dari berbagai kalangan profesional yang mencintai satu hal yang sama, yaitu memanfaatkan internet sebagai media berbagi kebaikan seluas-luasnya. Tak perlu mentraktir kopi, redaksi sudah sangat bahagia ketika kamu dan pembaca lainnya benar-benar menemukan apa yang dibutuhkan di sini.

Disclosure :

Our reviews include affiliate links and if you choose to buy a product, you help support the running of this blog. However, we are not sponsored by any of the providers so we can keep our reviews honest and transparent. Read more...